KEGIATAN WEBINAR SERIES KE-2 tentang Kajian Hidrologi Berbasis Penginderaan Jauh

Kegiatan Webinar Series ke-2 pada Sabtu, 9 Oktober 2021, mengusung tema terkait Kajian Hidrologi Berbasis Penginderaan Jauh yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal MHI, Prof. Dr. Ir. Eko Winar Irianto, M.T. Webinar ini mempresentasikan 2 (dua) materi terkait penginderaan jauh yaitu Kajian Cuaca Berbasis Satelit oleh Dr. Ing. Wahyudi Hasbi yang sekarang menjabat sebagai Plt. Kepala Pusat Teknologi Satelit,  BRIN, dan Drought and Flood Early Warning System oleh Prof. Dr. Drs. Waluyo Hatmoko, M.Sc. yang saat ini sebagai Peneliti Ahli Utama, Ditjen SDA, PUPR.

Webinar ke-2 ini dilaksanakan secara daring dengan peserta mencapai 629 peserta dengan moderator Dyah Chandra Kartika Sesunan, S.T., M.T. yang memandu acara selama 2 jam. Acara tersebut dilaksanakan dengan dasar dibutuhkannya teknologi penginderaan jauh seperti yang tertuang pada Undang-undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air yang disempurnakan oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, pengelolaan sumber daya air yang berlimpah meliputi konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air, dalam hal ini menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pada proses konservasi, penginderaan jauh dapat dijadikan dasar untuk pengelolaan DAS (daerah aliran sungai) melalui ekstraksi beberapa jenis informasi tematik seperti tutupan lahan, bentuk lahan, sebaran hujan secara time series, tampungan air dan data lainnya dapat memberikan gambaran karakteristik DAS.

Pendayagunaan sumber daya air dapat didukung oleh penginderaan jauh melalui informasi yang mendukung perencanaan pembangunan infrastruktur sumber daya air baik berupa pemetaan kondisi hidrologi sebelum pembangunan, pemetaan progres pekerjaan maupun monitoring proses O&P bangunan air.

Selanjutnya penerapan penginderaan jauh juga berkembang pesat pada kegiatan pengendalian daya rusak air terutama dalam penanganan bencana hidrometeorologi dan bencana geologi. Penginderaan jauh banyak diterapkan pada penanganan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, dan banjir rob. [AK]

KEGIATAN WEBINAR SERIES KE-1 tentang Kajian Kekeringan

Kegiatan Webinar Series ke-1 pada Sabtu, 18 September 2021, mengusung tema terkait Kajian Hidrologi Berbasis Penginderaan Jauh yang dibuka oleh Ketua Umum MHI, Dr. Ir. Yudha Mediawan, M.Dev.Plg. Webinar ini mempresentasikan 2 (dua) materi terkait penginderaan jauh yaitu Prediksi Cuaca Tahun 2021 dan Masa Mendatang oleh Dr. Dodo Gunawan yang sekarang menjabat sebagai Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim, BMKG, dan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Mengatasi Kekeringan oleh Drs. F. Heru Widodo, M.Si. yang saat ini sebagai Perekayasa Utama, BRIN.

Webinar ke-1 ini dilaksanakan secara daring dengan peserta mencapai 409 peserta dengan moderator Wulan Seizarwati, S.Si., M.T. yang memandu acara selama 2 jam. Acara tersebut dilaksanakan untuk mendukung analisis terhadap bencana hidrometeorologis yang dampaknya sangat besar yaitu kekeringan hidrologis.

Kekeringan Hidrologis berkaitan dengan kekurangan pasokan air permukaan dan air tanah. Kekeringan Pertanian berhubungan dengan kekurangan kandungan air di dalam tanah sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan tanaman tertentu pada periode waktu tertentu pada wilayah yang luas. Untuk mengatasinya dibutuhkan pengetahuan terhadap cuaca saat ini dan masa mendatang sehingga kita dapat memprediksikan kondisi sepanjang musim.

Selain itu juga perlu didukung dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC) agar pada saat terjadi kekeringan, kebutuhan air hujan dapat disupply dengan menggunakan hujan buatan melalui TMC tersebut. Dukungan hidrologi terhadap penanganan bencana hidrologi dapat diantisipasi melalui gabungan pengetahuan-pengetahuan tersebut. [AK]

MHI DAN PROGRAM KERJANYA

Pada tanggal 14 Agustus 2021 yang jatuh pada hari Sabtu dan dengan mengedepankan protokol kesehatan Covid 19 dalam menghindari terjadinya kerumunan, para pengurus MHI (Masyarakat Hidrologi Indonesia) melaksanakan Rapat Pembahasan yang dilakukan secara daring tentang Program Kerja dan persiapan rangkaian acara Webinar di waktu yang akan datang. Rapat Pembahasan tersebut dipimpin oleh Ketua Umum MHI Dr. Yudha Mediawan yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR . Sekretaris Jenderal MHI yaitu Prof. Eko Winar Irianto yang saat ini menjabat sebagai Direktur Bina Teknik SDA juga hadir bersama dengan pengurus dan beberapa anggota senior yang sudah lama bergabung dengan MHI dari kalangan praktisi, akademisi dan Kementerian/Lembaga/Badan di Indonesia.

Pada rapat tersebut dibahas program kerja MHI dan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan selanjutnya, diantaranya adalah rangkaian acara Webinar, Publikasi Data Hidrologi, Penyelenggaraan Seminar yang terindeks SCOPUS, Sharing Software Hidrologi, Kerja Sama Publikasi Jurnal serta diprogramkan juga terkait administrasi seperti keanggotaan dan SKKNI Bidang hidrologi.

Ketua Umum MHI (Dr. Yudha Mediawan) telah menunjuk Dr. Ahmad Taufik, Ph.D yang saat ini menjabat sebagai Kepala Balai Air Tanah di Kementerian PUPR sebagai Ketua Penyelenggara rangkaian acara Webinar. Program Webinar Series tersebut rencananya akan dilaksanakan secara konsisten setiap 2 minggu sekali dengan topik-topik menarik yang disesuaikan dengan tema-tema yang sedang hangat dibahas di kancah internasional. “MHI harus sudah mulai secepatnya membuat roadmap baik terkait Webinar Series maupun program kerja yang lainnya” lanjut ketua Umum MHI Dr. Yudha. Media sambal menutup teleconference tersebut. <WFT>

PERINGATAN HARI AIR DUNIA 2021 SECARA DARING

Memperingati Hari Air Dunia yang jatuh setiap tanggal 22 Maret, Masyarakat Hidrologi Indonesia (MHI) yang berkolaborasi dengan Bappenas, Kementerian PUPR, LIPI, BMKG, BPPT, ITB, UGM dan IPB menyelenggarakan Webinar Internasional pada hari Kamis tanggal 25 Maret 2021 dengan tema Innovation in Hydrological Information to Support Water and Food Security due to Impact of the Climate Change.

Pelaksanaan webinar internasional sehari tersebut dilakukan secara daring dengan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum MHI, Dr. Ir. Yudha Mediawan, M.Dev.Plg., serta melibatkan pembicara yang hadir dari 5 negara yaitu Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, dan Italia. 10 materi paparan dari pembicara dibagi menjadi 2 sesi yang juga dilengkapi dengan diskusi dengan melibatkan peserta webinar.

Sesi pertama webinar membahas sub tema Climate Change, Water Security and Hydrological Condition of Indonesia, dengan judul-judul materi yang disampaikan diantaranya: Climate Change Issues and Challenges on Food Security and Water Security yang disampaikan Dr. Ir. Dodo Gunawan, DEA (BMKG); Water Resources Hydrology for Indonesia’s Water and Food Security Plan and Strategy yang disampaikan Prof. Dr. Hidayat Pawitan, Ph.D. (MHI); Water for Food Security in Indonesia yang disampaikan Prof. Dr. Drs. Waluyo Hatmoko, M.Sc. (Kementerian PUPR); End to End Approaches Adapting to Climate Change yang disampaikan pemateri yang berasal dari Jepang yaitu Professor Toshio Koike (Executive Director of ICHARM); dan pemateri dari Korea Selatan yang menyampaikan materi dengan judul A Study on Irrigation Water Saving Technology considering Changes in Water Management Conditions by Mr. Jaenam Lee (Researcher, Rural Research Institute, Korea Rural Community Corporation).  Diskusi pada sesi pertama berjalan dengan lancar dan dipandu oleh moderator Ir. Purba Robert Mangapul Sianipar, MSCE., MSEM., Ph.D.

Sedangkan sesi kedua webinar internasional, Hadi Kardhana, Ph.D. menjadi moderator dan memimpin sesi diskusi yang mengangkat sub tema Food Diversification, Sustainable Agriculture and Innovations of Hydrological Information to Support Food Security. Adapun materi-materi yang disampaikan pada sesi kedua adalah sebagai berikut: Water Food Nexus in Indonesia, Citarum Case Study dengan pemateri Dr. Sci. Rachmat Fajar Lubis (LIPI); pemateri asal Belanda yang menyampaikan materi Innovations of Hydrological Information to Support Food Security adalah Mrs. Hélène Boisgontier (Deltares); Supporting Local Capacity in Earth Observations (EO) for Water and Food Security disampaikan Mr. Paolo Manunta, Ph.D. yang merupakan Senior Infrastructure Specialist, Earth Observation (ADB); The Relation of Climate Change with Water and Food Security disampaikan oleh Dr. Nur Aini Iswati Hasanah, S.T., M.Si. (Kementerian PUPR) dan materi terakhiy yang disampaikan pada webinar internasional tersebut adalah Sustainable Water Resources : Zero Artificial Runoff, Zero Pollution, Renewable Energy, Sustainable Agriculture – A Dream from ITB Campus, Jatinangor yang disampaikan oleh Dr. Eng. Arno Adi Kuntoro, S.T., M.T. (ITB) Diikuti oleh 655 peserta, penyelenggaraan webinar internasional yang juga hasil kolaborasi Kementerian/Lembaga dan Perguruan Tinggi di Indonesia dengan World Bank dan ADB ini diharapkan menjadi media untuk berdiskusi dan berbagi di antara para pemangku kepentingan mengenai inovasi informasi hidrologi yang dapat ditujukan untuk mendukung ketahanan air dan pangan akibat dampak perubahan iklim di Indonesia. <WFT>

INTERNATIONAL WEBINAR ON CELEBRATING THE WORLD WATER DAY 2021

Informasi dan undangan terbuka untuk mengikuti webinar dalam rangka peringatan Hari Air Dunia 2021.

Hari/Tanggal: Kamis, 25 Maret 2021

Pukul: 08.30 – 17.00

Anda dapat mengakses Webinar secara gratis melalui aplikasi Zoom pada link berikut.

Link: https://zoom.us/j/99276375596?pwd=ZjdueFpNd3FJNTg3czdDR0tZazJ4QT09

Passcode: water

E-certificate akan diberikan kepada Anda yang sudah mengisi Kuesioner Peserta pada kolom chat saat acara berlangsung. Peserta diharapkan untuk memantau kolom chat karena kuesioner beserta informasi mengenai e-certificate akan kami post secara berkala.

Tim Panitia membutuhkan waktu selambat-lambatnya 2 minggu untuk memproses e-certificate.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, Anda dapat menyampaikan melalui email kami di waterdaywebinar@gmail.com

KERJASAMA MODERNISASI HIDROLOGI

Dalam rangka peningkatan kompetensi, data dan informasi bidang Hidrologi, Pemerintahan Indonesia diwakili oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dalam hal ini Direktorat Bina Teknik SDA dan BWS Nusa Tenggara II dan Balitbangda Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerjasama dengan Pemerintahan Korea yang diwakili oleh organisasi K-Water. Pembahasan tindak lanjut Kerjasama Bidang Hidrologi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal MHI sekaligus Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air, Prof. Dr. Ir. Eko Winar Irianto, MT. serta dihadiri oleh Perwakilan dari K-Water, Kepala BWS Nusa Tenggara II, Perwakilan dari Balitbangda Prov. Nusa Tenggara Timur, Kepala Balai Hidrologi dan Kualitas Air, Kepala Balai Hidraulika dan Geotekknik Keairan, Kepala Subdirektorat Teknologi dan Peralatan Infrastruktur Bidang Sumber Daya Air dan Kepala Subdirektorat Data dan Pengembangan Sistem Informasi Bidang Sumber Daya Air.

Pertemuan tersebut membahas penerapan modernisasi hidrologi melalui teknologi pengukuran, sistem pengumpulan data otomatis dan pengembangan sistem informasi hidrologi yang akan diterapkan di Daerah Flores dan sekitarnya. Pada Kerjasama ini disepakati bahwa teknologi akan disediakan oleh pihak K-Water, Operasional dan Pemeliharaan oleh BWS Nusa Tenggara II, dan Direktorat Bina Teknik SDA melakukan supervisi baik penerapan maupun O/P. <AK>

PENGUKUHAN PENGURUS MHI PERIODE 2020-2023

Pada tanggal 22 Desember 2020 bertempat di Gedung Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat telah diselenggarakan Pengukuhan Pengurus Masyarakat Hidrologi Indonesia Periode Tahun 2020 – 2023. Pengukuhan tersebut dipimpin oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bapak Dr. M. Basuki Hadimuljono yang menetapkan Ir. Yudha Mediawan, M.Dev. Plg. sebagai Ketua Umum MHI dan Prof. Dr. Ir. Eko Winar Irianto, MT. sebagai Sekretaris Jenderal MHI Periode 2020 – 2023. Bersama dengan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal juga ditetapkan pengurus dan Dewan Pakar MHI.